Pelatih Alfred Riedl mengatakan, Turkmenistan adalah lawan misterius. Sejauh ini pelatih asal Austria itu mengaku belum tahu bagaimana kekuatan lawan yang sebenarnya. Satu-satunya informasi mengenai kekuatan Turkmenistan menurut Riedl dia dapat dari internet.
"Kami belum tahu kekuatan Turkmenistan. Yang pasti mereka punya pemain yang lebih tinggi dan kuat. Mereka bermain bagus saat di Guangzhou kemarin," ujar Alfred Riedl usai memimpin latihan kemarin.
Dibanding Indonesia, persiapan Turkemenistan jauh lebih lama. Timnas Negeri Asia Timur itu bahkan sudah terbentuk jauh sebelum Asian Games Asian 2010 Guangzhou ( November). Di ajang itu Turkmenistan berhasil lolos ke babak 16 besar sebelum dikalahkan Thailand dengan skor tipis 0-1lewat perpanjangan waktu.
Di babak grup, Turkmenistan mengalahkan Vietnam 6-2. Menahan seri 1-1 Bahrain dan tumbang 1-4 dari Iran. "Kami belum pernah melihat rekaman pertandingan mereka. Mungkin kami bisa lebih bagus dari mereka. Tapi saya belum tahu pasti. Yang pasti mereka lebih tinggi," lanjut Riedl.
Mengantisipasi timnya kalah postur dari lawan, mantan pelatih timnas Palestina itu menaku sudah menyiapkan sederet strategi. Di antaranya dengan mematangkan serangan dari sektor sayap. "Umpan silang tak hanya milik pemain jangkung. Banyak pemain bertubuh pendek yang bisa mencetak gol lewat umpan sayap. Umpan dari sayap juga tak selalu bola atas. Bisa juga umpan datar ke depan gawang yang berpotensi membahayakan pertahanan lawan," bebernya.
Mantan pelatih timnas Vietnam dan Laos itu menegaskan, timnya juga akan memanfaatkan bermain di kandang untuk mencoba meraih kemenangan besar. "Kami bermain di kandang sendiri. Kami akan coba memaksimalkan keuntungan ini untuk mencetak gol pertama. Kami akan coba mencetak gol sebanyak mungkin. Tapi, itu pasti akan jadi pertandingan yang sulit," ungkapnya.
Sementara itu, kemarin pagi bek Persisam Samarinda, Djayusman Triasdi, yang baru dipanggil sudah bergabung latihan bersama Yongky Aribowo dkk. Djayusman dipanggil untuk menggantikan bek Rahmat Latief yang harus menjalani operasi gigi dan terancam tidak bisa main.
"Sekarang bisa dibilang keadaannya lebih baik setelah Djayusman bergabung. Lebih baik dalam arti setidaknya kami punya tiga bek tengah sekarang, itu yang terpenting. Karena, Rahmat hari ini akan menjalani operasi dan saya tak tahu apakah dia bisa sembuh sebelum hari Rabu nanti untuk melawan Turkmenistan. Kalaupun sembuh, Rahmat pasti belum tentu ikut latihan. Jadi kemungkinannya kecil dia main lawan Turkmenistan," Paparnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar