Eka Santika, eks striker Persiba Balikpapan, yang sempat berbaju PSS pada paruh kedua Kompetisi Divisi Utama 2008/2009 akhirnya kembali memperkuat Skuat Super Elang Jawa (Elja), julukan PSS. Di paruh kedua itu status Eka sendiri adalah pemain pinjaman.
Eka dipinjamkan dari Pro Duta FC ke PSS, sebelum akhirnya di 2009/2010 dengan manajemen baru Pro Duta FC kembali menarik pemain muda itu.
“Besok [hari ini] saya sudah sampai di Sleman. Dan akan berlatih bersama dengan Grandong [Agus Purwoko] dan kawan-kawan,” kata Eka, kepada Harian Jogja, Senin (21/2) via handphone-nya.
Kembalinya Eka Santika ke PSS tidak lepas dari permasalahan yang terjadi di kubu tim Beruang Madu, julukan Persiba Balikpapan. Eka bersama dengan sejumlah pemain lainnya terpaksa harus hengkang dari tim asal Kalimantan itu menyusul hengkangnya pelatih Persiba, Djunaedi. Sementara tawaran dari manajemen kepada mantan pemain Pro Duta FC itu datang di saat yang tepat.
“Saya suka dengan suasana Stadion Maguwoharjo. Dengan suporternya juga. Dan besok saya akan kembali lagi merasakan rumput di sana,” sambung Eka.
Adapun secara terpisah, manajemen PSS, Rumadi masih terkesan menutup-nutupi mengenai kepastian Eka Santika ke PSS. Namun diakuinya Eka memang bakal merapat hari ini di PSS. Sejauh ini memang telah ada komunikasi intens dengannya.
“Kami tunggu dia. Sejauh ini memang dia belum sampai di Sleman dan belum melakukan penandatanganan kontrak. Jika sudah tanda-tangan nanti akan kami daftarkan secepatnya,” kilah Rumadi.
Rumadi mengakui masuknya Eka Santika ke klub lamanya akan mampu menambah daya gedor lini depan PSS. Pasalnya dari empat striker yang telah ada yakni M Eksan, Lubis Syukur, Ferry Anto dan M Eksan, masih kurang subur dalam gol. Justru yang menjadi topskor di skuat asuhan M Basri itu adalah gelandang serang PSS, Ananghadi.
“Enggak masalah kalau striker jadi lima. Dan sejauh ini kami juga masih melakukan nego dengan Furqon untuk posisi gelandang,” papar Rumadi.
Disinggung mengenai kesiapan tim jelang keberangkatan PSS ke Gorontalo, Rabu (23/2) pagi, Rumadi mengaku persiapan yang ada tidak mengalami kendala yang berarti. Kesempatan dua kali latihan yang masih ada akan dimaksimalkan untuk melakukan penyelesaian akhir taktik dan strategi.
“Kami rencanakan memang hanya bawa 18 pemain ke Gorontalo. Dengan mempertimbangkan jadwal yang ada, maka kami akan langsung dari Gorontalo ke Surabaya, karena kami akan bertanding 1 Maret mendatang,” pungkas Rumadi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar