Senin, 21 Februari 2011

MPB Jatim Tolak Kongres PSSI

MPB Jatim Tolak Kongres PSSI Puluhan orang yang mengatasnamakan dirinya, Masyarakat Pecinta Bola (MPB) Jawa Timur (Jatim) mendatangi kantor KONI Jatim, Senin (21/2/2011) siang hari ini. Selain menggelar demo, mereka juga menyerukan terjadinya revolusi sepakbola Indonesia, khususnya dalam tubuh PSSI.

Dari pantauan beritajatim.com di lapangan, demonstran yang mendatangi kantor yang tertelak di Gedung Suhartatik, Jalan Kertajaya Indah Timur, Surabaya berasal dari berbagai elemen suporter, mulai dari Bonek, Sakeramania, hingga Kacongmania.

Dalam aksinya, mereka menyerukan lima tuntutan. Pertama, mereka menolak Kongres PSSI, 26 Maret di Bali. Sebab, mereka menganggap Kongres telah dimanipulasi dan penuh intrik untuk menjadikan Nurdin Halid Cs menguasai kembali PSSI.

Kedua, mereka menyesalkan sekaligus mengecam praktek kasar PSSI dengan menyingkirkan dua kandidat, George Toisuta (GT) dan pengusaha Arifin Panigoro (AP) dari bursa bakal calon ketua umum PSSI. Kita tahu, baru-baru ini tim verifikasi mengumumkan, GT dan AP tak lolos verifikasi.

"Semua berhak mencalonkan, tapi hasil verisikasi, saudara George dan Arifin tidak lolos. Mengapa?" kata orator, Saiful.

Pada tuntutan ketika, mereka mendesak KONI dan pemerintah untuk mengambil langkah demi menyelamatkan sepakbola nasional.

"Jawa Timur tidak bisa disamakan dengan daerah lain. Jawa Timur dukung revolusi. Haram hukumnya Jatim dipimpin narapidana," lanjut Saiful.

Selanjutnya, mereka menyerukan kepada selusuh klub sepakbola untuk menghimpun kekuatan bersama dan melahirkan revolusi sepakbola nasional. Terakhir, mereka mendesak aparat hukum, mulai dari kepolisian, kejaksaan dan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), untuk mengusut kasus yang melibatkan Nurdin Halid dan kaki tangannya. Semisal kasus Persisam dan Perseba. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar