Hanya, tak dijelaskan nominal kontrak Barisic selama semusim berbaju Green Force, julukan Persebaya. ”Yang pasti, harga kontrak nya lebih rendah daripada Mbamba (penyerang asal Kamerun Emile Bertrand Mbamba, Red),” kata Ram Surahman, media officer, Persebaya.
Barisic baru akan bergabung dengan tim pekan depan. Menurut Ram, pemain bertinggi 188 sentimeter itu masih memperkuat Gold Coast United di ajang A-League (kasta teratas sepak bola Australia). Gold Coast lolos ke putaran final A-League dan akan menghadapi Melbourne Victory besok (20/2). Setelah mengklaim deal dengan Barisic, manajemen Persebaya masih berencana merekrut satu pemain asing lagi yang berstatus marquee player.
Kandidatnya adalah mantan penggawa timnas Jerman Alexander Zickler dan seorang pemain dari Prancis yang bermain di Liga Yunani. Nama pemain itu masih dirahasiakan. ”Dengan hadirnya Barisic, stok pemain asing tinggal tersisa satu. Itu akan ditempati salah satu di antara dua marquee player tersebut,” papar Ram.
Nah, Barisic maupun sang marquee player itu dijadwalkan sudah hadir di Surabaya sebelum Persebaya menjamu Cendrawasih Papua pada 27 Februari nanti. Di sisi lain, pelatih Persebaya Aji Santoso masih ingin melihat kemampuan Barisic.
Sejauh ini dia hanya mengenal Barisic dari internet. Karena itu, Aji ingin melihat langsung kemampuan si pemain. ”Kami ingin melihat kemampuan dia dalam latihan,” ungkapnya.
Jika pemain kelahiran Canberra tersebut jadi direkrut, Aji menyatakan bahwa Barisic akan membutuhkan adaptasi. Dia berharap Barisic bisa cepat menyesuaikan diri dengan tim. ”Sebab, proses perekrutan pemain asing di tim kami sudah terlambat. Kami sangat butuh tambahan tenaga striker berkualitas,” paparnya.
Persebaya selama ini sudah tiga kali batal merekrut striker berkualitas. Mulai Marc Nygaard (Denmark) yang batal hadir, Paulo Wanchope (Kosta Rika) yang dianggap tidak fit lagi, hingga Ko Ki-gu (Korsel) yang staminanya jeblok.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar