Selasa, 22 Februari 2011

Suporter Persibo Unjuk Rasa di PSSI

Suporter Persibo Unjuk Rasa di PSSI Tercatat sekitar 220 suporter Persibo Bojonegoro, Boromania, menggelar unjuk rasa di depan kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Selasa siang, 22 Februari 2011.

Mereka menuntut perubahan di tubuh PSSI, salah satunya menuntut Nurdin Halid mundur dari calon Ketua Umum PSSI. Unjuk rasa dimulai sekitar pukul 12.00 WIB di depan pintu masuk kantor PSSI. Mereka naik bis dari Bojonegoro, Senin kemarin, dan tiba  hari ini, Selasa 22 Februari, di Jakarta.

Massa pendemo membawa berbagai spanduk yang isinya menuntut perubahan kepengurusan di tubuh PSSI. Salah satu spanduk juga menuliskan tuntutan kepada Nurdin agar mundur dari jabatannya.

"Aksi ini akan digelar sampai Sabtu depan terus menerus. Suporter Boromania lainnya akan datang secara bergelombang," kata Arif Bondet, Sekjen Boromania, suporter Persibo Bojonegoro.

"Tuntutan kami adalah Nurdin harus mundur dari pencalonan PSSI. Karena kepemimpinan Nurdin otoriter, arogan dan minim prestasi. Hari ini, kami akan melakukan kooordinasi dengan kelompok suporter lainnya."

Saat ini, massa sedang berkumpul di depan kantor PSSI dan menyanyikan yel yel untuk menurunkan Nurdin Halid. Salah satu suporter dalam orasinya mengatakan, aksi mereka tak dibayar pihak mana pun. Mereka datang dengan menggunakan dana sendiri dan kehadirannya bukan untuk mendukung siapa pun dalam pemilihan Ketua Umum PSSI yang rencananya akan digelar pada akhir Maret 2011 di Bali.

Sedangkan kantor PSSI terlihat tutup dan tidak terlihat aktivitas seperti hari biasa. Pagar depan kantor tak digembok, dan pintu masuk dibuka sebelah saja.

"Demo seperti ini bagi PSSI sudah biasa. Pasti, ada kepuasan dan ketidakpuasan setelah pengumuman calon ketua umum PSSI," kata Sekjen PSSI, Nugraha Besoes ketika dihubungi VIVAnews.

"Kami harus bijak menyikapinya, karena di alam demokrasi hal-hal seperti ini tidak perlu kita larang. Kami hanya berharap tidak menjadi anarkis, misalnya sampai merusak fasilitas umum," lanjut Nugraha.

Sampai saat ini, massa masih berunjuk rasa di luar gerbang PSSI. Ratusan polisi berjaga-jaga mengamakan lokas ditemani anjing pelacak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar