“Dengan berbagai pertimbangan kami akhirnya menariknya kembali. Kami akui sulit untuk mencari pemain pengganti yang pas dengan sisa waktu yang ada saat ini,” kata Asisten Manajer Bidang Teknis dan Kepelatihan Persiba, Briyanto kepada Harian Jogja, Minggu (20/2).
Bruno dinyatakan dicoret manajemen usai laga uji coba melawan Porprov Bantul. Cedera ligamen yang dialami pemain kulit hitam itu membuat manajemen berpikir ulang untuk tetap mempertahankannya di putaran kedua.
Sayang, keinginan mendapatkan sejumlah legiun asing untuk menggantikan Bruno dari manajemen sulit dilakukan. Victor Da Silva, George Oyedepo dan Peter Lipede lepas. Sedangkan dua pemain dari Soccerindo Agensi yang bakal didatangkan juga belum datang. Padahal 23 Februari nanti Persiba harus bertolak ke Surabaya untuk melaksanakan laga perdana pada putaran kedua melawan Persebaya Surabaya di Stadion 10 Nopember, Tambaksari, Surabaya.
”Kami juga menerima saran dari Ezequeil Gonzales dan Fortune Udo serta beberapa pemain lainnya. Dengan pertimbangan waktu serta semua masalah teknis kami akhirnya menariknya kembali,” tandas Briyanto.
Tidak hanya sampai di situ, langkah manajemen lainnya, papar Briyanto adalah dengan melakukan check-up ulang kesehatan dari Bruno Casmir. Dari hasil lab yang dilakukan kondisi kesehatannya 96% dalam kondisi ready. “Kami tinggal berusaha mengembalikan trauma yang dialaminya. Kami sendiri akan mendapatkan bantuan dari para pemain yang memang meminta agar Bruno tetap di Persiba,” sambung Briyanto.
Dengan tetap dipertahankannya Bruno yang berada satu label agensi dengan Fortune Udo, di bawah Mutiara Hitam Agensi itu, kekuatan Persiba di palang pintu akan semakin kuat saat melawan Persebaya. Bruno dipastikan masuk dalam daftar pemain yang bakal dibawa ke Surabaya dan Gorontalo.
“Dia sudah bisa dimainkan. Dan kami memang terpaksa harus membatalkan rencana mendatangkan dua pemain dari Soccerindo Agensi. Kami sendiri akan berangkat ke Surabaya tanggal 23 dan saat ini kami tinggal pemulihan teknik dan fisik saja. Kami berharap dalam laga tersebut mampu meraih hasil maksimal, karena target kami promosi ISL,” papar Briyanto.
Disinggung mengenai Arwin di posisi gelandang bertahan, Briyanto menandaskan pihaknya tidak ada masalah dengan absennya pemain asal Makassar tersebut. Sejauh ini terdapat beberapa pemain yang siap untuk diturunkan menggantikan posisi pemain tersebut.
Di gelandang bertahan Persiba masih memiliki Andro Levandi dan Choirul Anam. Tak hanya itu Laskar Sultan Agung juga masih memiliki A Taufik, stopper lokal yang bisa bermain di posisi gelandang bertahan. “Nggak ada masalah. Semua ready,” tandas Briyanto.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar